Slide 1 Slide 2 Slide 3 Slide 4 Slide 5 Slide 6 Slide 7
Posted by Unknown | 0 comments

Sistem Informasi Asuransi dan Keuangan : Insurance Simulation

Insurance Simulation
 
Kelompok Sistem Informasi Asuransi : 
 
Tatang Fanji Permana
Randy Aprianggi
Maulana Malik Ibrahim
Bagus Fitroh Alamsyah
Endru Reza
 
========================================================================
 
     Untuk Menentukan cadangan klaim Asuransi Group Term Life Langkah pertama adalah mengumpulkan data - data yang dibutuhkan untuk menghitung premi dan Uang Pertanggungan. Jenis asuransi ini dilakukan berkelompok, dan jika peserta asuransi meninggal dunia dalam periode saat dia mengikuti asuransi jiwa berjangka ini. Tetapi jika peserta asuransi masih tetap hidup maka peserta asuransi tidak akan mendapatkan apa - apa dan investasi mereka hilang untuk keuntungan perusahaan.
 
Probabilitas Kematian : Tabel Mortalita
 
Jumlah Penduduk : 259.940.857 jiwa (Sumber : Kemendagri)
 
Usia Kepesertaan : 25 – 65 Tahun
 
Usia Rata – rata kepesertaan : 30 Tahun
 
Peserta Asuransi : 2000
 
Suku Bunga : 6,5% (Bank Indonesia)
 
Usia Resiko : 50 Tahun (Probabilitas Kematian : 0,00494)
 
Periode Asuransi Group Term Life : 20 Tahun
 
Masa Pertanggungan : 20 Tahun
 
Uang Pertanggungan = Masa Pertanggungan * Penghasilan bulanan * 12 bulan
 
Human Life Value   = 20 * 10.000.000 * 12
                             = 2.400.000.000,00 / Group
                             = 16.000.000 / Orang
 
Premi                    = Uang Pertanggungan * Jumlah kematian
                             = 16.000.000,00 * 2
                             = 32.000.000,00
                             = Hasil Perhitungan / Jumlah Penduduk
                             = 32.000.000,00 / 2000
                             = 16.000,00 /orang / tahun
                             = 16.000,00 * 2000 = 32.000.000,00 / group / tahun
 
Jadi nilai premi asuransi murni = Rp. 16.000,00 per individu per tahun atau Rp. 32.000.000,00 per group per tahun selama 20 tahun.
 
Cadangan Klaim
untuk cadangan klaim lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
 
 
 
Menentukan cadangan klaim Asuransi Endowment
 
Jenis asuransi ini merupakan paket asuransi jiwa yang lebih dikenal dengan nama asuransi dwiguna. Yang dimaksud dwiguna adalah jika peserta hidup atau meninggal maka dia akan tetap mendapatkan uang pertanggungan atas investasi (premi) yang telah diinvestasikan ke dalam perusahaan asuransi. Biasanya premi asuransi endowment akan lebih besar dibanding premi asuransi Term life, mengingat investasi pada asuransi ini lebih menguntungkan. Data - data yang dibutuhkan adalah sebagai berikut : 
 
Probabilitas Kematian : Tabel Mortalita
 
Jumlah Penduduk : 259.940.857 jiwa (Sumber : Kemendagri)
 
Usia Kepesertaan : 25 – 65 Tahun
 
Usia Rata – rata kepesertaan : 30 Tahun
 
Peserta Asuransi : 2000
 
Suku Bunga : 6,5% (Bank Indonesia)
 
Periode Asuransi Endowment     : 10 Tahun
 
Masa Pertanggungan                  : 15 Tahun
 
Uang Pertanggungan        : Masa Pertanggungan * Penghasilan bulanan * 12 Bulan
                                      = 25 * 10.000.000 * 12
                                      = 4.500.000.000,00 Orang
                                      = 9.000.000.000.000,00 Group
 
Premi                              : Jumlah Kematian * Uang Pertanggungan
                                      = 2 * 4.500.000.000,00 = 9.000.000.000,00
                                      = 9.000.000.000,00 / 2000
                                      = 4.500.000,00
 
 
Cadangan Klaim
 
Untuk cadangan klaim dapat dilihat pada tabel dibawah ini..
 
 





Read more...
Posted by Unknown | 0 comments

Cadangan Klaim Asuransi Jiwa



Cadangan Klaim

     Cadangan Klaim merupakan maksimum sebesar klaim yang disepakati tetapi belum dibayar ditambah klaim yang sedang dalam proses.

     Grafik program asuransi seperti berikut :


Gambar di atas mau ngasih tau kalo pelanggan asuransi tuh dari satu perusahaan asuransi, contoh Endru [Gua], mengasuransikan jiwa gua selama 15 tahun [lama banget -_-]. Tahun 0 - 10, gua bayar premi sesuai dengan deal or no deal yang disetujui oleh perusahaan asuransi contoh Taspen. Semakin tinggi tingkat tahunnya, dengan kata lain semakin tinggi juga resikonya. Kesimpulannya, tahun 10 - 15 adalah tahun dimana tingkat resiko lebih tinggi daripada resiko di tahun sebelumnya. Dari atas bisa dibikin grafik cadangan klaimnya berdasarkan grafik program asuransi seperti berikut :

























Dari gambar di atas, maka didapat peraturan kayak gini :

  1. Seandainya gua tetep idup sampe 10 tahun mendatang, gua bakal dapet 10% dari UP
  2. Seandainya gua tetep idup sampe 12 tahun mendatang, gua bakal dapet 20% dari UP
  3. Seandainya gua tetep idup sampe 14 tahun mendatang, gua bakal dapet 30% dari UP 
*ket : hal di atas berlaku kalau gua nyicil premi sampe 10 tahun

Sering muncul pertanyaan seputar hal di atas antara lain :

  1. Berapa cadangan klaim yang harus disediakan oleh perusahaan asuransi tersebut ?
  2. Berapa premi yang harus dibayar oleh pelanggan ?
  3. Berapa besar bunga investasi yang sebaiknya diberikan ?
 Perusahaan asuransi macam Taspen dkk. harus mengetahui besar bunga investasi yang harus mereka berikan pada pelanggannya, sehingga perusahaan asuransi tersebut dapat menentukan penggunaan grafik yang tepat sebelum membuat program / paket asuransi.

Grafik tersebut terbagi jadi 2, yaitu :
  • Grafik personal yang nantinya akan menghasilkan program asuransi yang sama seperti gambar di atas.
  • Grafik grup atau grafik kumpulan yang untuk menentukan program asuransinya harus mencari rata-rata usia dari sekelompok orang. Biasanya untuk menghasilkan program asuransi yang baik, minimal harus ada 100 orang yang ngikut ke dalam kelompok ini. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi dana investasi. 
CONTOH KASUS=======================================================================

Keluarga gua sebanyak 10 orang pengen ngasuransiin jiwanya. Perusahaan asuransi make grafik grup buat program atau pake asuransi seluruh keluarga gua ntu sehingga :

UP dalam 10 tahun sebesar 10.000.000 ( 1.000.000 / orang )

10.000.000. x 10% (UP di tahun ke-10) = 1.000.000  

Premi/orang sebesar 500.000/tahun

10 orang x 500.000 = 5.000.000

Kalo ada orang yang meninggal dari 1 keluarga gua itu a.k.a 10 orang nyang tadi [ gila nggak banget ini bahasannya ] rumusnya gini :

F(I)  = 5.000.000 - risk

F(II) = (5.000.000 + i %) - risk, dst

KELAR KASUS=========================================================================

UP, Premi, Risk, Investasi adalah element-element yang berpengaruh terhadap cadangan klaim kayak api, air, bumi, angin berpengaruh terhadap dunia avatar. gan. 

Nyang terakhir sebenernya gua blum ngarti cuman barangkali di antara lo ada yang ngarti, nih gambar sama contoh ngitungnya namanya Cadangan GTL (Group Team Life a.k.a Goyang Tangan Lambai -Pasrah- ) :


 














Misalnya nih yeh keluarga gua lagi deh nyang 10 orang barusan kayak di atas , maka :

100.000.000 : 10 tahun = 10.000.000

10.000.000 : 10 orang = 1.000.000 

Uang yang dikeluarkan oleh kesepuluh orang tersebut sebesar 1.000.000 per tahunnya.

10 orang => 100.000.000 - 10.000.000

               => 90.000.000 + i (10 - 1)

               => 90.000.000 merupakan profit mortalitas

               => i(10 - 1) merupakan hasil investasi   


Read more...
Posted by Unknown | 0 comments

Penjelasan Asuransi Jiwa



Penjelasan Seputar Kasus Insurance














Kasus 

                Berdasarkan gambar di bawah, ada 10 macam jenis orang dengan jobnya berbeda-beda. Mereka mengumpulkan uang sebesar 10.000 hanya untuk melakukan perjanjian dengan satu agen bahwa jika ada satu orang diantara mereka yang meninggal ( kinda creepy -_- ) maka akan diberikan sumbangan sebesar 100.000. Namun mereka mengalami kendala, jika terdapat satu orang yang meninggal , maka akan sisa 9 orang dan jumlah sumangan akan menjadi 90.000, akan semakin bermasalah jika yang meninggal terakhir karena hanya akan mendapatkan 10.000. And that’s why, we search for someone to take care such problem.


Sebut saja orang yang mengatasi masalah itu bernama Koplak. Koplak akan segera mengumpulkan uang mereka sebesar 100.000 dan melakukan investasi, dengan patokan what will be invested, How long, dan interest. Semua dilakukan dalam tujuan, seandainya ada satu orang yang meninggal maka per orang akan mendapatkan sejumlah uang dengan kisaran tertentu dan kesepakatan tersebut berlaku sampai hanya satu tahun. Dan seandainya dia tetap hidup maka akan disodorkan 2 pilihan, yaitu dibagikan kembali sebesar 50% dan sisanya diberikan kepada Koplak. Tugas Koplak pertama adalah memastikan dalam jangka waktu satu tahun jika ada yang meninggal akan tetap diberikan sejumlah uang. Semisal, satu orang mengumpulkan 10.000 dengan interest 10% perbulan dalam waktu 12 bulan, maka total yang akan didapat satu orang tersebut adalah 22.000. Koplak akan melakukan investasi dengan minimal bunga 10%, misalnya 12%. Namun, permasalahan muncul kembali dengan 100.000 yang diberikan kepada 10 orang tersebut cukup atau tidak seandainya masing-masing yang meninggal mendapatkan 22.000? Therefore, Koplak harus mengumpulkan uang sebanyak 220.000.

                10.000 as Premi
                22.000 as UP ( Uang Pertanggungan)
               
                Koplak harus bersih keras mendapatkan uang 220.000 jika investasi bunga berada pada jumlah 6%. Sedangkan untuk mendapatkan uang tersebut bunga i2 (6%) harus lebih besar dari i1 (10&). (bingung -_-)
                Koplak kemudian datang ke satu tempat namanya BPS kepanjangan dari Biro Pusat Statistik hanya untuk make sure berapa orang yang akan meninggal dalam jangka waktu 1 tahun (Job yang kampret). At last, didapatkan 10% yang dilihat pada tabel mortalita sesuai dengan kesatuan Negara bukan hanya wilayah.
                Si Koplak melihat dalam sekumpulan orang tersebut yang akan meninggal setidaknya dalam jangka waktu 1 tahun hanya 1 orang sajak, maka Koplak hanya akan memberikan 22.000 kepada satu orang. Koplak dapat 6000 dari hasil investasi 6%, berarti si Koplak punya uang 106.000 dikurang 22.000. Sisanya tersebut dibagian kembali kepada yang masih hidup yaitu 9 orang panjang umur tadi kemudian dikalikan 5000 ( setengah dari uang premi ) yaitu 45.000. Jadi Koplak akan mendapatkan 84.000 –45.000. 

Kelar Kasus

                Sedikit menyeramkan a.k.a spooky untuk hal ini, selain berfikir tentang probabilitas kematian si Koplak pun harus gambling dengan hal yang tidak tentu kapan waktunya. #tepokjidad
Ngomong-ngomong tentang probabilitas tadi, yang dilihat itu :
1.       Usia
2.       Ekonomi
3.       Pola Hidup
4.       Jenis Kelamin
5.       Kesehatan
6.       Culture
7.       Hobi
8.       Pekerjaan
Itu hal yang dilihat si Koplak. Nah prilaku pengecekan itu namanya Proses Under Writing. Ada iurannya juga nih buat proses kayak ginian , yang ngurusin iurannya ini namanya Aktuaris. #bingung
Dari sini, si Koplak dapet jutsu vision a.k.a ability to view a.k.a kemampuan indra ketujuh untuk prediksi uang dimasa yang akan datang pake rumus sih.
1.       Future Value (nilai uang dimasa akan datang)

FV = P(1+i)n

PU - > P=FV/(1+1)n

Dimana P = Pokok, i = Bunga, n = Jangka Waktu

2.       Risk (Resiko)
Px = 1 –qx
Dimana Px = orang yang hidup dan qx = orang yang mati
3.       Biaya Operasional

Dihitung dari % x mortalita ( angka kematian ) atau mobilita ( angka kehidupan )

================================================================================

Nyang ini gak merhatiin jadi gak tau kamsudnya apaan :

2 motivasi besar :

1.       Below the line
2.       Makmur

Dari sisi Kemampuan ekonomi diukur dalam nilai atau dalam uang berarti dalam bentuk rupiah.

================================================================================

Dalam perkembangan secara umum, asuransi terbagi menjadi tiga :

1.       Life Insurance
2.       Reasurance
3.       General Insurance

Prinsip yang digunakan berdasarkan perkembangan tersebut berupa :

1.       Nilai Ekonomi
2.       Perjanjian
3.       Resiko terukur
4.       Kesamaan
5.       Ganti Kerugian
6.       Beneficially
7.       Tertanggung
8.       Insurable Interest
9.       Resiko Normal

Pada Life Insurance terdapat :

1.       Jiwa Berjangka
2.       Endowment
3.       Dwiguna

Pada sisi General Insurance terdapat :

1.       Kendaraan
2.       Properties
3.       Resiko Bisnis


Read more...